"Wacana pembubaran ormas itu, sebaiknya dikesampingkan terlebih dahulu," ujar Mantan Kordinator Kontras Usman Hamid usai bertemu Kapolri, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Kamis (10/2/2011).
Usman mengatakan wacana pembubaran ormas bisa menimbulkan pergeseran isu dari keperluan untuk menindak pelaku kekerasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu Kontras terus memberikan dukungan kepada Polri untuk tetap konsentrasi mengambil tindakan hukum kepada pelaku kekerasan.
"Dan dalam konteks itu, Polri sudah mengidentifikasi identitas para pelaku. Termasuk alamat tempat tinggal. Hanya tinggal menunggu kemunculan untuk mengambil tindakan penangkapan atau penahanan," ungkapnya.
Usman juga menilai polisi lamban dalam menangani kasus yang menewaskan 3 orang ini. Seharusnya polisi bisa bergerak cepat dengan melihat video yang sudah beredar di masyarakat tersebut.
"Sudah ada rekamannya. Jangan seperti di Papua, ada yang pukulin ada yang disiksa tapi masih bertanya tidak ada yang melaporkan," paparnya.
(mpr/nwk)










































