Kota Jambi Dilanda Pemadaman Listrik 6 Jam Sehari

Kota Jambi Dilanda Pemadaman Listrik 6 Jam Sehari

- detikNews
Kamis, 10 Feb 2011 13:18 WIB
Jambi - Pemadaman listrik agaknya terjadi dimana-mana untuk wilayah Sumatera. Pemadaman bergilir juga terjadi di Jambi. Durasi pemadamannya dalam sehari lebih dari 6 jam.

Masyarakat di Kota Jambi Provinsi Jambi juga mengeluhkan dalam sepekan terakhir terjadinya pemadamann listrik secara bergilir. Pemadaman listrik bisa terjadi pada pagi hari, siang dan malam. Dalam sehari pemadaman bisa terjadi dua kali dengan durasi minimal 3 jam.

“Sudah dua hari ini listrik bolak balik padam. Kemarin sore listrik padam menjelang azan magrib dan baru menyala jam 9 malam. Padahal paginya kita juga merasakan pemadaman listrik selama tiga jam,” kata Sri Wahyuni, warga Kecamatan Kota Baru Jambi, dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (10/02/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengakuan yang sama juga diungkapkan Supratman, warga Kelurahan Mayang Mangurai Kecamatan Kota Baru, Jambi. Menurut bapak tiga orang anak ini, pada Rabu (9/02/2011) pemadaman listrik sempat terjadi selama 9 jam. Waktu pemadaman terjadi dua kali pagi dan malam. Pagi hari masyarakat sudah merasakan pemadaman dengan durasi tiga jam.

“Malam hari listrik kembali padam mulai pukul 17.00 WIB dan baru menyala pada pukul 23.00 WIB. Kita kelimpungan dibuat pemadaman listrik ini. Kian hari semakin parah saja pemadaman yang terjadi di Jambi ini,” keluh Supratman.

Pemadaman listrik yang terjadi di Ibukota Jambi ini, tentunya juga membuat resah para pengusaha warung internet (warnet). Pemadaman ini dengan sendirinya mengurangi omset rental Warnet mereka.

“Kita pemilik warnet kecewa dengan pemadaman yang saban malam terjadi di Jambi. Padahal malam hari merupakan puncak bagi pemilik warnet untuk mendapatkan keuntungan. Tapi kalau listrik sudah padam, maka omset kita pun berkurang,” kata Rudy Kurniawan pemilik warnet di Jambi.

Sejauh ini warga Kota Jambi tidak mengetahui penyebab terjadinya pemadaman listrik ini. “Kita tidak pernah diberitahu secara resmi apa penyebab pemadaman yang sekarang tengah terjadi. PLN tidak pernah menjelaskan itu kepada kita,” kata Rudy. (cha/nwk)


Berita Terkait