Jelang Sidang Ba'asyir, Beberapa Toko Sekitar PN Jaksel Tutup

Jelang Sidang Ba'asyir, Beberapa Toko Sekitar PN Jaksel Tutup

- detikNews
Kamis, 10 Feb 2011 08:34 WIB
Jelang Sidang Baasyir, Beberapa Toko Sekitar PN Jaksel Tutup
Jakarta - Sidang perdana kasus terorisme di Aceh dengan tersangka Abu Bakar Ba'asyir akan digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Sejumlah toko di sekitar PN Jaksel memutuskan untuk tutup.

Pantauan detikcom, Kamis (10/2/2011) pukul 08.15 WIB, sebagian besar toko di seputaran PN Jaksel masih tutup. detikcom kemudian menyambangi beberapa toko untuk memastikan apakah mereka akan membuka usahanya pada hari ini.

"Nanti tutup,Mas," ujar penjaga bengkel sepeda motor yang berlokasi di seberang PN Jaksel, Jl Ampera Raya. Hal itu sebagai upaya antisipasi terhadap kemungkinan kerusuhan seperti yang terjadi di Pengadilan Negeri Temanggung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu, toko kelontong yang ada di dekat PN Jaksel pada pagi ini masih buka. Namun pada saat sidang berlangsung, si pemilik memutuskan untuk tutup toko sementara.

"Nanti siang saya tutup, Mas," ucap ibu pedagang di toko kelontong itu.

Sedangkan sebuah factory outlet yang ada di kanan PN Jaksel pada pagi ini masih tutup. Halaman FO digunakan untuk memarkir sejumlah kendaraan polisi dan kendaraan beberapa stasiun televisi yang akan melaporkan secara live jalannya sidang Ba'asyir sebagai terdakwa terorisme.

"Sampai sidang nanti kita tutup, Mas. Kalau siangnya sehabis sidang belum tahu mau buka atau tutup. Tergantung yang punya bagaimana," ujar satpam di FO tersebut.

Berdasar jadwal, sidang Ba'asyir akan berlangsung pada pukul 09.00 WIB. Saat ini pasukan telah disebar hingga ke area belakang pengadilan, kantin, bahkan ada juga di dekat pintu toilet PN Jaksel, parkir mobil, hingga 500 meter sepanjang Jalan Ampera. Telah tampak juga 2 mobil water cannon, 2 mobil penghalau massa, dan 1 mobil gegana anti bahan peledak yang dipersiapkan di lokasi.

Beberapa pendukung Ba'asyir juga sudah mulai berkumpul di depan pengadilan. Jumlahnya baru sekitar 30-40 orang dengan mengenakan jubah dan sorban warna putih. Mereka saat ini tengah sibuk menyebarkan pamflet dukungan terhadap Ba'asyir untuk para pengguna jalan.

Sementara itu, kondisi lalu lintas di Jalan Ampera saat ini tersendat, terutama yang dari Cilandak menuju Kemang. Massa mulai konsolidasi dan meneriakkan yel-yel. Sementara polisi masih belum memperbolehkan mereka masuk.

Rencananya, massa akan dimasukkan ke area parkir dan menyaksikan jalannya sidang melalui dua TV layar lebar yang telah dipasang di halaman pengadilan sejak semalam.
(vit/nrl)


Berita Terkait