"Pengamanan optimal. Kapolda Metro Jaya perintahkan untuk menerapkan Protap 01 jika terjadi anarki," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Baharudin Djafar saat dihubungi wartawan, Rabu (9/2/2011). Protap 01 berisi penanggulangan anarkisme massa yang mengizinkan polisi menembak.
Dikatakan dia, tidak boleh terjadi perusakan dan anarkisme. "Hadir pada tempat itu tentu boleh, tetapi jangan sampai melakukan tindakan anarkis," imbau Baharudin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ada yang menjaga dari Brimob dan petugas berpakaian preman, juga Gegana kita libatkan besok," ujar dia.
Selain itu, kata Baharudin, pengunjung sidang satu per satu diperiksa sebelum memasuki ruang sidang. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya ada pengunjung yang membawa bahan peledak atau pun senjata tajam dan barang berbahaya lainnya.
Polda Metro Jaya akan mengerahkan 3.000 personel untuk mengantisipasi kemungkinan terburuk yang bisa terjadi selama dan seusai sidang berlangsung.
Kubu Ba'asyir menilai tindakan Polda Metro Jaya over reaktif. Ba'asyir menjamin sidang perdana besok berlangsung aman.
(aan/nrl)











































