KAMMI Solo Tolak Capres Militer
Kamis, 13 Mei 2004 16:51 WIB
Solo - Penolakan terhadap capres berlatar belakang militer terus berlanjut di berbagai tempat. Di Solo, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Solo juga menggelar aksi dengan mengangkat tema tersebut di Bundaran Gladag, Kamis (13/5/2004) sore.Aksi tersebut diikuti olah sekitar seratusan anggota KAMMI Solo. Dalam aksi itu mereka mengemukakan berbagai alasan penolakannya terhadap capres berlatar belakang militer serta menolak kembalinya rezim baru hasil pilpres yang mereka sebut sebagai Orbaisme.Dalam pandangan mereka, reformasi telah dijadikan kuda tunggangan dan alat legitimasi politik para pendukung status quo, golongan militeris dan kaum Orbais.Dalam pernyataan sikap dan selebaran, KAMMI Solo menegaskan akan menolak tampilnya capres dari militer. Selanjutnya mereka juga akan menolak segala bentuk kemunculan neo-Orba, militerisme, serta rezim Orbaisme dalam kancah politik Indonesia.Dalam aksi tersebut, puluhan anggota KAMMI perempuan membagi-bagikan selebaran itu kepada para pengguna jalan yang lalu-lalang di dekat mereka. Mungkin karena sedikitnya peserta aksi, tidak terlihat adanya pengawalan dan penjagaan khusus dari pihak polisi. Demikian juga para pengguna jalan tidak terlihat mempedulikannya.Mereka kemudian membubarkan diri dengan tertib setelah sebelumnya membacakan sikap secara terbuka serta melakukan doa bersama. Selanjutnya para aktivis mahasiswa di Solo ini menuju halte untuk menunggu bus kota yang akan membawa mereka kembali ke kampusnya masing-masing.
(asy/)











































