Polisi Terus Lobi Warga Agar Buka Blokir Busway Ragunan-Kuningan

Polisi Terus Lobi Warga Agar Buka Blokir Busway Ragunan-Kuningan

- detikNews
Rabu, 09 Feb 2011 17:13 WIB
Polisi Terus Lobi Warga Agar Buka Blokir Busway Ragunan-Kuningan
Jakarta - Polisi terus mencoba melobi agar warga mau membuka blokir dua arah busway koridor VI Ragunan-Kuningan. Polisi melakukan pendekatan persuasif agar warga yang emosi rela membuka blokir.

"Kita melakukan pendekatan secara persuasif kepada korban untuk memberikan pengertian kepada keluarga korban, agar busway tidak dirusak massa yang sedang emosi. Kita lakukan pendekatan ke masyarakat," kata Kapolsek Mampang Kompol Ahmad David saat dihubungi wartawan, Rabu (9/2/2011).

Ahmad memahami kondisi keluarga dan warga yang masih emosi. Dia pun terus melakukan pendekatan dengan datang ke rumah korban dan juga ikut ke pemakaman korban.

"Saya sekarang sedang di pemakaman, anak itu dimakamkan di dekat Polsek Mampang. Kita paham betul situasi mereka berkabung. Di satu sisi, ada yang berkabung, di sisi lain kepentingan masyarakat terganggu," terangnya.

Ahmad berharap, sesegera mungkin warga dengan sukarela membuka blokir busway. "Sore atau malam ini Insya Allah," tutupnya.

Blokir itu awalnya terjadi di ruas Mampang yang mengarah ke Kuningan. 7 Bus TransJ tak berpenumpang tidak dapat melintas lantaran jalur khususnya diblokir dengan 3 pot tanaman besar.

Sementara dari arah sebaliknya, bus TransJ dari arah Kuningan menuju Ragunan ikut tidak beroperasi. Warga yang semula tidak memblokir jalur ini, baru saja menempatkan 2 pot bunga ukuran besar. Posisinya tepat di depan Wisma Mampang.

(ndr/nrl)


Berita Terkait