Permintaan itu disampaikan H Munawar, yang merupakan kakek Rizki ketika berdialog dengan Wakapolsek Mampang Prapatan AKP Heru Supriyandi di rumah duka, Jl Mampang Prapatan Raya Gang Mampang No I, Jakarta Selatan, Rabu (8/2/2011).
"Permintaan saya sopir bus itu harus dibawa ke sini. Saya mau dia melihat kondisi cucu saya sebelum dimakamkan. Saya ingin dia merasakan betapa rasanya kehilangaan. Maaf lho Pak ini Pak," kata Munawar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya jamin, dia tidak akan kenapa-kenapa," imbuh Munawar.
"Ya nanti diusahakan," ucap Heru menimpali keinginan Munawar.
Rencananya pemakaman bocah berumur 9 tahun yang merupakan anak pertama dari pasangan Hadi dan Titi itu akan dilakukan pada sore ini pukul 16.00 WIB. Rizki akan dimakamkan di kompleks pemakaman di kawasan Mampang Prapatan.
Sementara itu rumah duka sudah dipenuhi tetangga dan kerabat. Rizki dan keluarganya tinggal di rumah berukuran sedang dengan dinding berwarna merah marun. Beberapa kerabat tampak menangisi kepergian Rizki. Di antara para pelayat tampak perwakilan dari BLU TransJ serta sekitar 15 petugas dari Polsek Mampang.
Blokir jalur TransJ Koridor VI (Dukuh Atas-Ragunan) dilakukan warga dengan cara memasang 3 pot tanaman yang dijejerkan di busway. Bendera kuning juga dipasang di pot besar tersebut. Alhasil TransJ Koridor VI distop sementara. Masih belum tahu hingga kapan penutupan sementara ini dilakukan.
(vit/nrl)










































