"Hari ini ada pertemuan dengan para dubes Asia Pasifik dan Timur Tengah terkait dengan rencana konferensi IAP. Itu adalah asosiasi jaksa se-Asia Pasifik dan Timur Tengah pada 16-18 Maret yang akan datang," kata Jaksa Agung Basrief Arief usai pertemuan di Kejagung, Jl Hasanuddin, Jakarta, Rabu (9/2/2011).
Dengan menemui para dubes tersebut, Kejaksaan Agung Indonesia sekaligus menyampaikan rencana dan undangan kepada negea-negara yang akan hadir dalam pertemuan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait MoU pengejaran aset, menurut Basrief, hal itu bisa dilakukan secara bilateral. "Kalau untuk ASEAN kan sudah ada sendiri. Sudah kita ratifikasi juga. Nanti kita follow up kalau ada di beberapa negara," terang pria berkumis ini.
Prioritas yang dilakukan kejaksaan dalam mengejar aset terkait kasus korupsi saat ini adalah yang terkait dengan masalah Century. Ketika ditanya apakah kemungkinan akan mendapatkan aset lagi, Basrief menjawab, kejaksaan tengah mengupayakannya.
"Kita upayakan sepeti itu walaupun di Swiss masih ada masalah hukum yang harus dilakukan lebih logis dan secara intensif lagi. Kalau masalah di Hongkong mudah-mudahan bisa terselesaikan," tutup Basrief.
IAP adalah pertemuan para jaksa di kawasan Asia Pasifik dan Timur Tengah. Setelah itu akan dilanjutkan dengan pertemuan tingkat tinggi para petinggi kejaksaan. IAP ke-7 digelar di Jakarta pada 16-19 Maret 2011. Sedangkan pertemuan tingkat tinggi petinggi kejaksaan dilangsungkan 19 Maret mendatang.
(vit/nrl)











































