Gubernur Bali: Saya Tak Rela Bupati Dihukum

Vila Langgar Kesucian Pura Uluwatu

Gubernur Bali: Saya Tak Rela Bupati Dihukum

- detikNews
Rabu, 09 Feb 2011 11:35 WIB
Denpasar - Gubernur Bali Made Mangku Pastika bersikeras tetap menertibkan vila dan restoran yang melanggar kesucian Pura Uluwatu. Alasannya, ia tak rela jika bupati dihukum jika pemerintah pusat menegakkan Undang-Undang.

Gubernur Pastika telah mengirim surat kepada bupati seluruh Bali untuk mengingatkan penegakan Perda No 16 Tahun 2009 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Bali.

Ia meminta bupati mentaati Perda tersebut jika mengeluarkan izin, karena Perda disusun berdasarkan UU No 26 Tahun 2007. "Sanksinya keras bukan hanya bagi yang melanggar tapi juga bagi pejabat yang salah mengeluarkan surat," kata Pastika, Rabu (9/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pastika pun beralasan menegakkan Perda sejak dini agar bupati di Bali tidak terjerat masalah hukum. "Kalau dia dihukum kan nanti kasihan. Itu UU, bukan hanya Perda. Kalau pusat tiba-tiba menegakkan itu bagaimana. Saya juga tidak rela dong bupati saya dipersoalkan," kata Pastika.

Ia pun mengkritik sikap berbagai pihak yang menolak sikapnya dalam menegakkan Perda. "Oleh karena itu, saya minta bupati pelajari dulu. Jangan apa-apa sudah emosi," kritiknya.

Pastika yang mantan Kapolda Bali ini pun menambahkan akan menertibkan semua vila, hotel dan restoran yang melanggar Perda RTRW Bali di seluruh kabupaten/kota di Bali. "Seluruh Bali.Β  Cuma yang itu dulu (Badung) karena paling dekat dan kelihatan. Semua juga akan ada. Tidak mungkin bisa sekaligus semuanya," kata Pastika.


(gds/rdf)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads