Komnas HAM Terus Kumpulkan Bukti Insiden UMI Makassar
Kamis, 13 Mei 2004 13:54 WIB
Makassar - Tim dari Komnas HAM terus melakukan pencarian bukti-bukti tentang kemungkinan terjadinya pelanggaran HAM berat terkait insiden di kampus UMI Makassar, 1 Mei 2004 lalu. Kamis (13/5/2004), tim yang dipimpin oleh MM Billah melakukan kunjungan ke Mapolda Sulsel untuk mencari keterangan awal dari pihak kepolisian. "Kunjungan kami ini, baru melakukan penjajakan secara umum. Belum pada pemeriksaan anggota polisi," ujarnya. Menurut Billah, untuk melakukan pemeriksaan terhadap anggota polisi yang terlibat dalam kampus UMI, pihaknya harus meminta izin terlebih dulu kepada Kapolri, selaku pimpinan Polri. "Prosedurnya untuk memeriksa anggota polisi yang terlibat, saya harus bicara dengan Kapolri dulu," terang Billah. Tim dari Komnas HAM telah tiga hari berturut-turut di Makassar melakukan penyelidikan berkaitan dengan insiden UMI Makassar. Rencananya, tim dari komnas HAM melakukan penyelidikan selama 5 hari. Sekadar diketahui, Rabu kemarin (12/5/2004), Komnas HAM mewawancarai 17 orang mahasiswa UMI yang menjadi korban pemukulan aparat kepolisian. Wawancara ini digelar secara tertutup, untuk melindungi kerahasiaan kesaksian para korban.
(asy/)











































