Siapa Capres-Cawapres Terkaya?

Siapa Capres-Cawapres Terkaya?

- detikNews
Kamis, 13 Mei 2004 10:31 WIB
Jakarta - Pilpres 5 Juli akan diikuti 6 pasang capres dan cawapres. Di antara mereka, siapakah yang paling kaya?Ada baiknya meneliti kekayaan mereka yang sudah terdaftar ke Komisi Pemeriksa Kekayaan Pejabat Negara (KPKPN) yang sebentar lagi dibubarkan. Tapi sayangnya, dari 12 capres-cawapres itu, 3 orang diketahui belum lapor ke KPKPN. Mereka adalah Wiranto dan wakilnya (Gus Solah) dan Hasyim Muzadi.Sedangkan kandidat lainnya telah setor data kekayaan pada tahun 2001 lalu, saat KPKPN sedang sibuk-sibuknya mendata kekayaan para pejabat publik. Tapi marilah kita urai data yang ada saja.Pasangan pertama, SBY dan Yusuf Kalla kekayaannya mencapai Rp 137 miliar. Rinciannya, Kalla menyumbang Rp 134,2 miliar sedangkan SBY tercatat Rp 3,4 miliar.Pasangan kedua adalah Hamzah Haz dan Agum Gulemar. Kekayaan Hamzah mencapai Rp 19 miliar. Agum Gumelar tercatat Rp 12 miliar. Jadi pasangan ini total kekayaannya Rp 31 miliar.Saku Amien Rais berisi Rp 991 juta, Sedangkan Siswono, lebih kaya, mencapai Rp 85,4 miliar. Jadi pasangan ini kekayaannya mencapai Rp 86, 4 miliar.Kekayaan Gus Dur Rp 3,404 miliar. Sedangkan Marwah Daud Ibrahim 1,12 miliar. Total pasangan ini mengantongi Rp 4 miliar. Sedangkan Megawati Rp 59,8 miliar. Hasyim Muzadi, belum diketahui. Kekayaan di atas sudah termasuk barang bergerak dan tidak bergerak, piutang dan dolar yang telah dirupiahkan.Tentu saja kekayaan mereka saat ini telah bertambah atau malah berkurang. Harap dimaklumi, sebab data di atas dilansir tahun 2001 atau 3 tahun lalu. Menurut UU Pilpres No 23/2003 pasal 6, semua capres dan cawapres mesti memenuhi syarat telah melaporkan kekayaannya kepada instansi yang berwenang memeriksa laporan kekayaan penyelenggara negara. Dengan demikian, Wiranto, Gus Solah dan Hasyim, harus buru-buru melaporkan hartanya dan menyisipkan laporan itu ke berkas pendaftaran capres-cawapres di KPU.KPU telah menutup masa pendaftaran peserta pilpres. Tapi masa perbaikan akan dibuka pertengahan bulan ini. (nrl/)


Berita Terkait