AS Selidiki Tuduhan Pelecehan Tahanan di Afghanistan
Rabu, 12 Mei 2004 15:28 WIB
Jakarta -
Militer AS telah memulai investigasi atas tuduhan bahwa seorang polisi Afghan telah ditelanjangi, dipukuli dan difoto bugil di sebuah pangkalan AS di Afghanistan. Demikian disampaikan Kedutaan Amerika Serikat di Afghanistan, hari Rabu (12/5/2004) ini.Peristiwa tersebut terjadi pada Agustus 2003 lalu di basis AS di kota Gardez, Afghanistan timur, sekitar 60 mil sebelah selatan ibukota Kabul. Pejabat-pejabat AS mengetahui tindak penganiayaan dan pelecehan seksual ini dari media.Demikian dinyatakan Kedutaan AS seperti dilansir kantor berita Associated Press, Rabu (12/5/2004). "Militer AS telah memulai investigasi," demikian statemen Kedutaan AS.Surat kabar The New York Times telah memuat pengakuan eks kolonel polisi Irak, Sayed Nabi Siddiqui yang mengungkapkan dirinya mengalami pelecehan seksual dan penyiksaan."Sepengetahuan kami ini pertama kalinya orang di rantai komando militer ataupun Kedutaan AS mendengar adanya tuduhan penyiksaan ini," tukas Duta Besar AS Zalmay Khalilzad dalam satu statemennya. Menurut pengakuan Siddiqui, dirinya ditahan secara keliru pada 15 Juli tahun lalu setelah melaporkan adanya korupsi polisi. Namun kemudian ia dituduh sebagai anggota Taliban. Siddiqui ditahan selama sekitar 40 hari di tiga pangkalan AS yang berbeda: di Gardez, Kandahar dan Bagram.Ia mengaku telah dipermalukan berulang kali selama ditahan di tiga tempat itu. Namun yang paling parah sewaktu di Gardez. Demikian seperti diberitakan harian The New York Times.Khalilzad menyatakan yakin bahwa investigasi militer akan dilakukan secara menyeluruh dan akan mendorong diambilnya "tindakan semestinya" jika tuduhan-tuduhan itu terbukti benar.
(ita/)










































