PBB & PKPI Sumsel Belum Terima Instruksi Dukung SBY
Rabu, 12 Mei 2004 15:20 WIB
Palembang - Pengurus PBB dan PKPI di Sumsel mengaku belum menerima instruksi dari pusat untuk mendukung duet Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Yusuf Kalla dari Partai Demokrat."Kita memang sudah mendengar bahwa partai kami di pusat memberikan dukungan kepada SBY-Kalla dari Partai Demokrat. Namun, sejauh ini memang kita belum mendapatkan instruksi bagaimana langkah yang harus kita lakukan," kata Sekretaris DPW PBB Sumsel Komala Jaya Yusuf kepada pers di kantornya, di Palembang, Rabu (12/5/2004).Kendati belum ada instruksi, Komala mengaku, ketika Rakernas PBB digelar sekitar 8 bulan lalu, saat SBY menjadi pembiacara, memang sudah ada pembicaraan untuk menggandengkan SBY sebagai cawapres, sedangkan Yusril Ihza Mahendra sebagai capresnya."Rupanya kenyataan memang berbeda dari rencana semula, dan PBB tidak mempunyai kans untuk mencalonkan capres. Sehingga sinyalemen sikap politik PBB pun mendukung SBY-Kalla yang selama ini memang sudah saling kenal dan saling dukung ketika di kabinet," kata Komala seraya mengatakan di Sumsel ia kenal dengan pengurus Partai Demokrat. PBB dalam Pemilu 5 April tidak bisa meraih 3% suara. Beda dengan Partai Demokrat yang melejit bak meteor.Senada dengan hal itu, Sekretaris DPD PKP Indonesia Sumsel, Ismail Mat Yani, mengatakan, sampai saat ini belum ada petunjuk dari pusat mengenai langkah selanjutnya."Deklarasi ini kan baru dilakukan kemarin, jadi sampai hari ini belum ada petunjuk dari pusat apa langkah yang harus dilakukan. Apa membentuk tim sukses bersama atau bagaimana, memang belum ada langkah-langkah yang jelas. Karena itu, mau tak mau kita tunggu saja petunjuk pusat," katanya.Seperti diberitakan, PBB pimpinan Yusril Ihza Mahendra dan PKPI pimpinan Edi Sudrajat resmi mendukung pencapresan SBY-Kalla. Bahkan kedua orang ini hadir di podium deklarasi SBY-Kalla guna meneguhkan dukungan mereka pada Senin lalu (10/5/2004).
(nrl/)











































