AS Tolak Permintaan Badan HAM untuk Temui Tahanan Afghan

AS Tolak Permintaan Badan HAM untuk Temui Tahanan Afghan

- detikNews
Rabu, 12 Mei 2004 12:49 WIB
Jakarta - Militer Amerika Serikat menolak permintaan dari badan HAM Afghanistan untuk mendapatkan akses ke warga Afghan yang berada dalam tahanan AS. Penolakan ini disampaikan di tengah kecaman terhadap militer AS atas penganiayaan para tawanan perang di Irak.Khawatir para tahanan Afghan mendapat perlakuan yang sama seperti di Irak, Komisi HAM Independen Afghan meminta akses ke mereka yang ditahan atas dugaan keterlibatan militan Islam. Para tahanan Afghan itu ditawan di berbagai pangkalan AS di Afghanistan."Kami saat ini tidak punya niat untuk mengubah kebijakan kami menyangkut akses ke orang-orang yang kami tahan," tukas Letjen. David Barno, komandan pasukan pimpinan AS di Afghanistan, seperti dilansir Reuters, Rabu (12/5/2004).Menurutnya, Komite Palang Merah Internasional (ICRC) yang memiliki mandat untuk menemui para tahanan perang di seluruh dunia, termasuk di Afghanistan, telah mewakili semua pihak dalam hal ini."Kami yakin bahwa ICRC bisa mewakili semua organisasi yang punya kepentingan atas orang-orang yang kami tahan. Kami rasa mereka bisa memberikan penilaian obyektif pihak luar yang lebih dari cukup," imbuh Barno.Badan HAM Afghan menyatakan telah menerima keluhan dari lusinan tahanan yang telah dibebaskan dari penjara AS mengenai perlakuan yang mereka terima selama penahanan. Warga Afghan saat ini masih menantikan kabar dari militer AS mengenai investigasi atas kematian dua tahanan pada akhir 2002 di pangkalan udara Bagram.Menurut Barno, dirinya tidak mendengar adanya tuduhan penyiksaan dari para tahanan. Ditegaskannya, sejak kematian tersebut, "perubahan signifikan" telah dilakukan di fasilitas tersebut. "Saya sangat yakin akan prosedur di sana," tandasnya. (ita/)


Berita Terkait