PDIP Jamin Tidak Gunakan Birokrasi untuk Pemenangan Mega

PDIP Jamin Tidak Gunakan Birokrasi untuk Pemenangan Mega

- detikNews
Rabu, 12 Mei 2004 11:55 WIB
Jakarta - PDIP menjamin tidak akan menggunakan birokrasi sebagai mesin politik untuk memenangkan Ketua Umum PDIP Megawati dalam Pemilu Presiden 5 Juli 2004 mendatang. Hal itu disampaikan Wasekjen PDIP, Pramono Anung usai pendaftaran Megawati-Hasyim Muzadi sebagai capres dan cawapres PDIP di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Rabu (12/5/2004). "Kami ingin menyampaikan PDIP sama sekali tak punya keinginan menggunakan birokrasi sebagai mesin politik partai. Jadi kita ingin betul-betul berdemokrasi," kata Pram menjawab pertanyaan wartawan apakah PDIP bisa menjamin tidak menggunakan birokrasi untuk memenangkan Megawati. "Kita juga mengajak semua kompetitor capres dan cawapres untuk melakukan hal yang sama. Berdemokrasi secara adil, terbuka dan transparan," tambahnya.Pernyataan Pram tersebut seperti berlawanan dengan langkah yang telah ditempuh DPP PDIP, 4 Mei 2004 lalu. Saat itu PDIP mengumpulkan sejumlah kepala daerah dari PDIP di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung. Setidaknya 88 orang kepala daerah, mulai gubernur, bupati, dan walikota berkumpul untuk menerima pengarahan dari Ketua umum PDIP Megawati. Sekjen PDIP Sutjipto, di sela-sela pertemuan itu mengakui pengumpulan para kepala daerah itu untuk mensukseskan pencapresan Megawati.Pram menegaskan, PDIP telah membentuk tim sukses tersendiri untuk memenangkan Mega. Tim merupakan gabungan dari PDIP dan NU. Tim diketuai Sekjen PDIP Sutjipto. Perwakilan NU yang masuk dalam tim itu antara lain Ahmad Bagja, K Mutawakil dan Andi Djamaro. "Pokoknya dari NU nya bulat," tandas Pram. (iy/)


Berita Terkait