Eks Diplomat Australia Bunuh Diri
Polisi Periksa 4 Petugas LP
Rabu, 12 Mei 2004 11:39 WIB
Denpasar - Polres Karangasem saat ini tengah memeriksa 4 petugas Lembaga Pemasyarakatan (LP) Amlapura Kab.Karangasem-Bali. Polisi menyelidiki mengapa barang bukti berupa gunting bisa berada di dalam ruangan William Stuart Brown alias Tony. Diduga gunting itu dipakai untuk mendapatkan tali guna gantung diri eks diplomat yang juga terpidana 13 tahun kasus pedofilia itu. Demikian disampaikan Kasatreskrim Polres Karangasem I Gede Ray Sudiana per telepon pada detikcom, Rabu (12/5/2004). "Saat ini kami memeriksa 4 petugas LP yang bertugas pada malam hari. Arah pemeriksaan untuk mengetahui mengapa barang bukti berupa gunting bisa sampai di ruang tahanan korban," kata Sudiana. Sudiana menolak menyebut nama-nama petugas LP itu.Sedangkan Kepala LP I Ketut Gaga Witara belum menjalai peeriksaan. "Belakangan sajalah," kata Sudiana.Sudiana menyatakan, dari hasil pemeriksaan, polisi menemukan barang bukti berupa tali. Tali yang digunakan untuk gantung diri diperoleh dari bingaki kasur spon lipat yang ada di sel. Polisi juga menemukan 2 botol Baygon di dalam kamar, gunting kecil, kasur bantal, dan buku-buku. "Kita menduga gunting ini digunakan untuk melepaskan tali dari bingkai kasur," katanya.Lebih lanjut Sudiana menjelaskan, jenazah William Stuart Brown ditemukan tergantung pukul 06.30 WITA. Penemunya seorang napi bernama Imam Sukmana yang sedang bertugas bersih-bersih.Ciri-ciri Tony saat ditemukan, leher terjerat tali, posisi tergantung menghadap tembok, kaki sudah mulai berwarna kebiruan. "Diperkirakan korban tewas 4-6 jam," kata Sudiana. Tidak ada unsur-unsur kekerasan sehingga diduga murni bunuh diri.Sumber di LP menyebutkan, terakhir kali petugas melakukan pemeriksaan di semua ruangan LP pada 6 Mei. Hasilnya, tidak ditemukan senjata tajam di semua ruangan. Pemeriksaan terhadap ruangan dan para napi di LP setiap hari Jumat, tapi itu juga tergantung situasi. "Biasanya, setiap ada tahanan baru yang menjadi penghuni lapas, pihak LP melakukan penggeledahan. Seperti memeriksa narkoban dan senjata tajam," kata sumber itu. Petugas penjaga LP ada 32 orang. Satu shift dijaga 8 orang.
(nrl/)











































