Eks Diplomat Australia Terpidana Pedofilia Gantung Diri di Sel
Rabu, 12 Mei 2004 09:14 WIB
Jakarta - Mantan diplomat Australia di Indonesia pada 1984, William Stuart Brown, yang divonis 13 tahun penjara karena mencabuli 2 bocah lelaki, tewas gantung diri. Pria yang biasa dipanggil Tony ini ditemukan tergantung di selnya pada Rabu pagi ini (12/6/2004).Pria berumur 52 tahun ini pada Selasa kemarin dijatuhi vonis Pengadilan Negeri Karangasem, Bali. Menurut penjaga sel seperti dilansir The Australian pagi ini, Tony menjerat dirinya dengan bahan yang didapat dari alas tidurnya sendiri.Dalam sidang Selasa kemarin, Tony dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana perbuatan pencabulan terhadap anak secara berlanjut. Untuk itu hakim menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 13 tahun. Karena terdakwa terbukti melanggar pasal 82 UU 23/2002 tentang perlindungan anak.Hal memberatkan, perbuatan terdakwa meresahkan masyarakat Bali khususnya dan Indonesia umumnya. Terdakwa yang merupakan warga asing dapat merusak tatanan kehidupan dalam masyarakat serta merusak moral dan sendi-sendi hukum Indonesia, merusak citra pariwisata Bali yang menimbulkan imej atau kesan Bali sebagai surga kaum pedofilia.Tony juga merusak masa depan korban sehingga menjadi minder dan kurang percaya diri. Tony yang mantan diplomat Australia untuk Indonesia sebagai seorang berpendidikan tinggi bergelar master, dan sebagai pendidik seharusnya berperilaku yang baik, santun, sehingga menjadi panutan masyarakat.Perbuatan terdakwa menimbulkan gangguan stres dan trauma sehingga mengakibatkan korban cenderung mengulangi dan menularkannya kepada orang lain. Perbuatan terdakwa juga bertentangan dengan nilai agama, moral dan kepatutan masyarakat Indonesia.Sedangkan hal meringankan, Tony belum pernah dihukum, mengakui perbuatannya, bersikap soaan dalam persidangan, menyesali, dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.Penasihat hukum terdakwa I Nengah Maharsa kepada wartawan mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan terdakwa apakah akan mengajukan banding atau tidak. Tapi rupanya Tony lebih suka mengakhiri hidupnya. Sungguh tragis!
(nrl/)











































