Tak Lolos, Gus Dur Tegaskan akan Berada di Luar Sistem
Selasa, 11 Mei 2004 18:01 WIB
Jakarta - Ketua Dewan Syuro PKB Abdurrahmah Wahid (Gus Dur) kembali menegaskan akanberada di luar sistem kalau sampai gagal maju dalam pemilihan presiden karena alasan kesehatan. "Saya akan berada di luar sistem kalau saya gagal. Mengapa ngotot-ngotot. Saya telah 30 tahun berkecimpung di dunia politik. Bagi saya itu sudah cukup," kata Gus Dur dalam acara tanya jawab selama 10 menit di gedung KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (11/4/2005), setelah didaftarkan sebagai duet capres-cawapres.Tapi, Gus Dur masih sempat menyatakan keyakinannya kalau bisa maju dalam pilpres. "Kalau memang tidak disetujui jadi calon, dan saya kira itu jauh dari kemungkinan," katanya menjawab pertanyaan wartawan. Wartawan pun tepuk tangan.Tapi kemudian Gus Dur buru-buru menambahkan, "Kita kan boleh saja berharap." Wartawan pun tertawa. Suasana pun jadi cair. Tidak serius seperti acara tanya jawab dengan tiga duet capres lainnya, SBY-Kalla, Amien-Siswono, dan Wiranto-Gus Solah.Ketika ditanya akan kemana suara PKB jika ia tidak lolos persyaratan sebagai capres, Gus Dur menjawab enteng, "Ya tanya saja sama pak Alwi atau pak Mahfud". Ketua umum PKB Alwi Shihab dan Wakil Ketua umum Mahfud MD yang juga hadir di KPU pun hanya tersenyum-senyum.Dan ketika ditanya tentang adanya tiga tokoh NU yang maju dalam pilpres, baik sebagai capres atau cawapres, Gus Dur malah mengoreksi wartawan. "Anda ini bagaimana? Calon NU itu lima. Saya dan pak Hamzah, saudara Hasyim Muzadi, saudara Salahuddin, tapi juga pak Yusuf Kalla. Bu Marwah juga begitu. Bisa jadi dari lingkungan yang sama," katanya.Sebelumnya, di awal acara tanya jawab, Gus Dur menyampaikan pujiannya pada KPU. "Saya dan ibu Marwah berada di sini gembira sekali. Karena membuktikan bahwa KPU melakukan tugas dengan sungguh-sungguh dan menyediakan kesempatan bagi calon dan parpol untuk memenuhi segenap aturan main yang ada." katanya
(gtp/)











































