6 Tahun Tragedi Trisakti, Mahasiswa akan Demo Kejagung
Selasa, 11 Mei 2004 17:42 WIB
Jakarta -
Rabu (12/5/2004), Tragedi Trisakti genap 6 tahun berlalu. Mahasiswa Trisakti akan kembali menagih pemerintah menuntaskan peristiwa kelam itu."Kita tidak akan menggelar seremonial di kampus. Selain pasif, keluarga korban juga menolak karena nantinya malah menjadi mirip perayaan," kata Presiden Mahasiswa Trisakti Andika Rizki kepada detikcom, Selasa (11/5/2004).Dijelaskan Andika, mahasiswa Trisakti kali ini lebih memilih melakukan tekanan kepada pemerintah. Presiden Megawati, kata Andika, harus bisa mendesak Kejaksaan Agung menuntaskan kasus ini."Semua ini kuncinya ada di Kejaksaan. Jika mereka mau kasus ini bisa diselesaikan. Mereka bisa mengabaikan rekomendasi DPR yang menyatakan tidak ada pelanggaran HAM berat dalam kasus ini," kata Andika.Karena itu, dalam rangka memperingati 6 tahun Tragedi Trisakti, Andika dan kawan-kawan akan kembali mendatangi Kejagung. Mereka akan mendesak lembaga hukum tersebut menuntaskan peristiwa yang menyebabkan empat mahasiswa Trisakti tewas."Pagi hari kita dan keluarga korban hanya akan tabur bunga di lokasi tewasnya teman-teman. Setelah itu kita ke Kejaksaan Agung," tegas Andika.Tragedi Trisakti terjadi pada 12 Mei 1998, sore. Empat orang mahasiswa Trisakti, Elang Mulia Lesmana, Afidin Royan, Heri Hartanto dan Hendriawan Sie tewas tertembak. Saat itu para mahasiswa tengah berunjuk rasa menuntut Presiden Soeharto mundur dari jabatannya.
(djo/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































