"Kami mengecam keras adanya penistaan agama dalam bentuk apapun, oleh siapapun dan kepada agama apapun. Tidak ada alasan yang membenarkan penistaan agama," ujar Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, kepada detikcom, Rabu (9/2/2011).
Anas menyayangkan insiden seperti ini kembali terulang. PD mendesak aparat intelijen berkerja lebih serius lagi agar kasus seperti ini tidak terus terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
untuk tujuan deligitimasi pemerintah dan demokrasi," kata mantan Ketua FPD DPR ini.
Kepada aparat penegak hukum, diharapkan segera mengusut tuntas dalang dari pengrusakan rumah ibadah di Temanggung dan penyerangan jemaat Ahmadiyah. Selain itu, masyarakat tentunya diminta tidak mudah terprovokasi.
"Mendesak aparat keamanan untuk menindak tegas siapapun yang bersalah. Tegakkan
hukum dengan tegas dan adil. Kita juga menyerukan agar seluruh umat beragama untuk tidak terpancing provokasi dan hasutan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," tegas Anas.
(lia/van)











































