Demo Anti-Capres Militer Bukan Pengkhianatan pada Demokrasi

Demo Anti-Capres Militer Bukan Pengkhianatan pada Demokrasi

- detikNews
Selasa, 11 Mei 2004 16:39 WIB
Jakarta - Gerakan atau demonstrasi anti-capres eks militer tidak bertentangan dengan demokrasi. Aksi tersebut sekedar mengingat bahaya militerisme di pemerintahan.Demikian ditegaskan pengamat politik Indra J Piliang kepada wartawan usai berbicara dalam diskusi bertajuk "Dikotomi Militer Sipil' di Hotel Maharani, Jl. Buncit Raya, Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2004)."Demo-demo anti-capres militer sebenarnya bentuk penyegaran yang dilakukan oleh beberapa kalangan, baik mahasiswa maupun LSM. Mereka (demonstran) memiliki ketakutan kekuatan militer akan mendominasi pemerintahan," ujar Indra.Pernyataan Indra ini mengomentari calon presiden (capres) Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Usai meresmikan tim suksesnya se-Jawa Tengah dan Yogyakarta, di Graha Wisata Niaga, Solo, Yudhoyono mengatakan, demo anti capres eks militer mengkhianati demokrasi.Menurut pensiunan jenderal berbintang empat ini, siapa pun termasuk para purnawirawan TNI, berhak mencalonkan diri sebagai presiden. Rakyat, lanjutnya, harus diberikan kebebasan untuk menentukan pilihannya. (djo/)


Berita Terkait