Pemilu Filipina, Arroyo Sementara Unggul
Selasa, 11 Mei 2004 14:58 WIB
Jakarta - Hasil penghitungan suara sementara menunjukkan bahwa Presiden Gloria Macapagal Arroyo mengungguli para penantangnya dalam pemilihan presiden Filipina yang digelar Senin (10/5/2004) kemarin.Sejauh ini Arroyo bersaing ketat dengan Fernando Poe Jr, aktor beken setempat yang merupakan satu di antara empat penantangnya. Kubu Poe memperkirakan "kemenangan mutlak" beberapa jam setelah pengambilan suara Senin kemarin.Namun pihak Arroyo menanggapi klaim tersebut sebagai hal yang tidak berarti karena penghitungan suara masih akan berlangsung lama, diperkirakan hingga berminggu-minggu. Demikian seperti dilansir kantor berita Associated Press, Selasa (11/5/2004).Arroyo mengimbau warga Filipina untuk tetap "waspada sampai suara terakhir dihitung". Dalam statemennya, pemimpin Filipina itu menyatakan bahwa warga harus menerima hasil akhir dengan bijaksana, tenang dan respek akan proses demokrasi.Menurut stasiun televisi ABS-CBN, jaringan tv terbesar di Filipina, hasil penghitungan yang dilakukan pihaknya menunjukkan Arroyo unggul dengan 36,5 persen suara, dibandingkan Poe yang meraih 34,9 persen. Hasil ini diperoleh dari sekitar 1,6 juta suara yang telah dihitung sejauh ini.Pelaksaan pemilu tahun ini diwarnai dengan penjagaan keamanan yang sangat ketat. Sekitar 230 ribu pasukan keamanan dikerahkan untuk mengamankan jalannya pemilu. Sebelumnya selama masa kampanye, telah terjadi berbagai tindak kekerasan yang menelan korban jiwa sedikitnya 114 orang sejak Desember lalu.
(ita/)











































