Massa Gunakan Botol Berbensin, 4 Saksi Diperiksa Terkait Temanggung

Massa Gunakan Botol Berbensin, 4 Saksi Diperiksa Terkait Temanggung

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2011 18:41 WIB
Jakarta - Rusuh meledak di Temanggung, Jawa Tengah. Sidang pengadilan kasus penistaan agama dituding jadi pemicu. Namun lebih dari itu, benarkah kerusuhan di Temanggung diduga terorganisir?

Kapolda Jateng Irjen Pol Edward Aritonang yang dikonfirmasi belum bisa memberikan kesimpulan. Namun dia mengamini kalau pelaku kerusuhan melempar rumah ibadah dengan botol berisi bensin.

"Ya itu dilempar, yang terkena pintunya, gerbangnya terbakar. Kalau gerejanya masih utuh," terang Edward saat dihubungi detikcom, Selasa (8/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain itu ada juga kendaraan bermotor yang terparkir ikut terbakar. Edward kembali menegaskan, hendaknya masyarakat jangan sampai terpancing isu-isu yang tidak benar. Hingga kini belum ada tersangka, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

"Kami belum menetapkan tersangka. Saksi yang diperiksa 4 orang," tutupnya.

Kerusuhan di Temanggung ini pecah terkait sidang dugaan penistaan agama. Sebelumnya Mabes Polri mencatat ada 3 gereja yang dirusak massa. Tiga gereja tersebut yakni Gereja Bethel Indonesia, Gereja Protestan Pantekosta, dan Gereja Katolik Santo Petrus Paulus Temanggung. Selain gereja, 2 truk dalmas Polri juga dirusak.
(ndr/fay)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait