SBY Heran pada Program Partainya Sendiri di Website
Selasa, 11 Mei 2004 12:54 WIB
Solo - Capres Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengaku hingga sekarang masih belum mengetahui siapa yang memasukkan data ke website Partai Demokrat yang mengesankan bahwa salah satu program partai tersebut akan menghapuskan komando teritorial TNI AD dari Koramil hingga Kodam.Hal tersebut disampaikan SBY saat deklarasi tim sukses SBY se Jateng dan DIY yang diselenggarakan di Graha Wisata Niaga, Solo, Selasa (11/5/2004) pagi. Pernyataan itu disampaikannya saat menanggapi pertanyaan salah seorang pendukungnya tentang kebenaran isu bahwa jika SBY terpilih jadi presiden maka Koramil, Kodim, Korem, dan Kodam akan dihapuskan.SBY lantas memaparkan dalam sebuah buku yang tidak dia sebut judulnya yang mengupas tentang Partai Demokrat, memang disebutkan bahwa salah satu program partai tersebut adalah penghapusan komando teritorial TNI. Disebutkan dalam buku bahwa data itu didapat dari Partai Demokrat."Hingga saat ini saya belum mengetahui siapa orang yang memasukkan data seperti itu ke website Partai Demokrat. Namun yang pasti data itu tidak benar. Kita tidak punya platform kerja seperti itu dan selanjutnya data itu dijadikan sebagai black propaganda untuk menyerang kita," papar SBY.Dia juga mengatakan bahwa cara-cara kampanye seperti itu tidak pantas dilakukan oleh seorang capres atau tim suksesnya terhadap capres lainnya. Karena itu diimbau agar para tim suksesnya untuk tidak melakukan atau membalas serangan-serangan itu dengan cara-cara yang serupa.Deklarasi tim sukses SBY-Kalla diikuti lebih dari 500 orang pendukung SBY di seantero Jawa Tengah dan DIY. SBY hadir bersama beberapa tim suksesnya termasuk diantaranya mantan Pangdam Iskandar Muda, Mayjen (Purn) Djali Jusuf. Bahkan seperti saat kampanye, sebelum acara dibubarkan SBY menyempatkan diri melantunkan lagu favoritnya 'Pelangi di Matamu', berduet dengan Djali.
(nrl/)











































