Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Purbalingga, Catur Satya Utama, mendapati beredarnya buku SBY di sejumlah sekolah dasar. Bahkan disinyalir, buku tersebut telah didistribusikan kesemua sekolah dasar (SD) di Kabupaten Purbalingga.
"Saat ini yang saya temukan hanya lima judul buku dan sudah didistribusikan ke semua perpustakaan SD di Purbalingga," tutur Catur Satya Utama, Selasa (8/2/2011) siang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Satya juga menjelaskan buku yang didapatkan dari anggaran DAK Pendidikan ini menyalahi aturan Permendiknas tentang petunjuk teknis dan pelaksanaan sebuah buku harus lolos uji. Selain itu menurut dia, buku ini terlalu sulit untuk dipahami anak SD
"Anak SMP saja belum tentu bisa memahami apalagi anak SD. Ini mubazir sekali dan salah sasaran. Apa Presiden kita sudah terlalu miskin hingga harus menggunakan dana DAK. Yang dibutuhkan anak-anak SD adalah buku pengetahuan umum yang dapat diterima," jelasnya.
Catur menilai pendistribusian buku SBY itu menjadi salah satu perhatian Komisi C dalam memantau pelaksanaan DAK Pendidikan. "Banyak yang harus dicermati terkait pelaksanaan DAK tersebut," ungkapnya.
Lima buku SBY yang beredar adalah 'Adil Tanpa Pandang Bulu', 'Jendela Hati', 'Jalan Panjang Menuju Istana', 'Memberdayakan Ekonomi Rakyat Kecil', dan 'Menata Kembali Kehidupan Bangsa'.
(fay/fay)











































