Massa Diduga dari Luar Temanggung, Perbatasan dan Gereja Dijaga Aparat

Massa Diduga dari Luar Temanggung, Perbatasan dan Gereja Dijaga Aparat

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2011 15:27 WIB
Massa Diduga dari Luar Temanggung, Perbatasan dan Gereja Dijaga Aparat
Jakarta - Badan Keselamatan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Kecamatan
Temanggung menduga ribuan orang yang mengamuk di Pengadilan Negeri (PN) Temanggung datang dari berbagai daerah di luar kota itu. Mengantisipasi kembalinya massa ke kota penghasil tembakau itu, aparat gabungan menjaga perbatasan wilayah tersebut.

Staf Kesbanglinmas Kecamatan Temanggung Bambang Hartoyo mengatakan, penjagaan perbatasan tersebut dilakukan di beberapa pintu masuk ke Temanggung, seperti jalur menuju Magelang dan Semarang.

"Karena dari informasi yang kita terima mereka ini tidak hanya berasal dari Temanggung tapi juga ada yang berasal dari Kendal, Solo, Batang," kata Bambang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penjagaan juga dilakukan di seluruh gereja yang ada di Temanggung oleh aparat gabungan TNI-Polri.

"Ini mengantisipasi kejadian pengerusakan terjadi kembali," jelas Bambang.

Berdasarkan data yang dikumpulkannya, terdapat 3 gereja yang dirusak massa, 3 unit mobil, dan 1 sekolah di dalam salah satu komplek Gereja Shekinah (Gereja Bethel Indonesia).

"Saar massa merusak sekolah masih ada aktivitas belajar mengajar, murid yang panik langsung dievakuasi dan tidak ada korban jiwa," ujarnya.

Kerusuhan ini dipicu oleh ketidakpuasan massa atas tuntutan 5 tahun penjara kepada terdakwa penistaan agama Antonius Richmond Bawengan. Massa yang terdiri dari beberapa ormas ini tidak terima dan marah. Tuntutan itu dinilai sangat ringan dari perbuataan terdakwa yang menyebarkan selebaran menjelek-jelekkan agama Islam.

(ahy/nrl)


Berita Terkait