Hingga hari ini, seperti diberitakan kantor berita Reuters, Selasa (8/2/2011), para demonstran terus menduduki Lapangan Tahrir di Kairo, ibukota Mesir. Ini berarti aksi tersebut telah memasuki hari ke-15 sejak dimulai pada 25 Januari lalu.
Aksi demo terus berlangsung menyusul pertemuan antara pemerintah Mesir dengan kelompok-kelompok oposisi. Namun pembicaraan tersebut belum menghasilkan kemajuan besar. Bahkan kelompok Ikhwanul Muslimin, kelompok oposisi utama di Mesir mengancam akan menghentikan dialog politik dengan pemerintah jika tuntutan para demonstran tidak dipenuhi, termasuk pengunduran diri Mubarak secepatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Minggu, 6 Februari lalu, Obama mengatakan bahwa kelompok Ikhwanul Muslimin tidak memiliki dukungan mayoritas warga Mesir. Gedung Putih pun menyatakan kekhawatiran akan retorika anti-Amerika dari kelompok tersebut.
"Kami memiliki ketidaksepakatan signifikan (dengan Ikhwanul Muslimin)," ujar juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs.
(ita/nrl)











































