Akan Dipindah ke Antah Berantah, Yayasan Thalassemia Mengadu ke DPR

Akan Dipindah ke Antah Berantah, Yayasan Thalassemia Mengadu ke DPR

- detikNews
Selasa, 08 Feb 2011 13:50 WIB
Jakarta - Komisi IX DPR mengunjungi pusat Thalassemia di RSCM, Salemba, Jakarta Pusat. Ketua Yayasan Thalassemia Indonesia (YTI), Rini A, mengeluhkan rencana RSCM yang akan memindahkan lokasi kantor sekretariat yayasan itu.

"Kami punya unek-unek, kami akan dipindahkan ke tempat di antah berantah. Kami ingin sampaikan anak-anak penderita Thalassemia tidak bisa lepas dari orang tuanya, karena itulah Perhimpunan Orang Tua Penderita Thalassemia (POPTI) penting," kata Rini di RSCM, Salmemba, Jakarta, Selasa (8/2/2011).

Rini menjelaskan, pusat Thalassemia di RSCM terdiri dari tiga lantai. Lantai satu dan dua digunakan untuk perawatan yang menampung 1.000 orang anak. Sedangkan lantai tiga digunakan sebagai sekertariat YTI dan POPTI.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami masih belum tahu sejauh mana proeses pemindahan ini. Apa betul yayasan tidak boleh di lingkungan rumah sakit," katanya.

Sementara itu, Direktur RSCM Akmal Taher menyatakan setiap hari hampir dua puluh lima orang anak masuk ke UGD RSCM, namun kebanyakan tidak mendapatkan tempat. Maka akan dilakukan perluasan areal UGD RSCM yang  kemungkinan 'mengorbankan' bangunan perawatan thalassemia.

"Masalah pemindahan sekertariat saya tidak janji apa-apa. Saya sebenarnya tidak ada masalah, tapi ini masalah teknis. Ini akan saya usahakan," katanya.

Ketua Komisi IX DPR, Ripka Tjiptaning menyatakan, seharusnya dibuat rumah sakit khusus untuk menanggani pennderita Thalassemia. "Harusnya ada rumah sakit pusat Thalassemia. Itu bisa kok dibuat, sekarang saja sudah ada RS khusus otak jadi harusnya ada RS Thalassemia," katnya.

Ripka menjelaskan anggaran untuk penderita thalassemia sudah dialokasikan dalam APBN. Hingga kini sudah 5.300 orang penderita thalasemia yang mendapatkan bantuan melalui Jamkesmas.

(nal/lh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini