"Di mana ada dugaan-dugaan pelanggaran HAM, Kemenkum HAM harus turun. Itu sudah otomatis," ujar Menkum HAM Patrialis Akbar kepada wartawan di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (8/2/2011) siang.
Patrialis mengatakan, tim dari Kemenkum HAM tersebut masih berada di lapangan. Dia sampai saat ini masih belum menerima laporan dari tim tersebut.
"Belum. Masih ada di lapangan. Saya ingin mendapatkan report dulu. Saya tidak boleh gegabah dan tidak boleh sembarangan bicara," papar Patrialis.
Dalam penyerbuan di Cikeusik, Pandeglang, tiga jemaat Ahmadiyah tewas. Seperti diutarakan dari pihak Ahmadiyah mereka yang tewas yaitu Mulyadi, Tarno dan Roni. Mulyadi adalah warga setempat atau tuan rumah, sedangkan Roni adalah jemaat yang datang dari Jakarta.
Berdasarkan data dari Mabes Polri, ada enam jemaat yang mengalami luka berat. Mereka antara lain menderita luka bacok di kepala, patah tangan, luka bacok di punggung, dan pendarahan di mulut dan hidung. Korban tewas dan luka kini berada di RS Malingping.
(fjr/rdf)











































