"Jangan membentuk opini. Pembunuhan karakter yang membuat sakit Ibu semakin sakit karena ada tekanan," harapnya dalam jumpa pers di D'Lounge, Jl Gunawarman, Jakarta Selatan, Selasa (8/2/2011).
Ia meminta semua pihak menghormati semua proses hukum yang berjalan di KPK. Jika ada alat bukti tambahan, pria yang selalu tampil kelimis ini meminta jangan diumbar ke ranah publik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembunuhan karakter terhadap Nunun, menurut Adang, tidak membuat segala sesuatunya semakin baik. Alhasil kondisi kesehatan Nunun tidak mengalami perbaikan.
"Saya lihat ada pembunuhan karakter Ibu menjadi berita besar," ujarnya.
Selama ini Nunun mengaku menderita "sakit lupa berat" sehingga tidak bisa memenuhi panggilan KPK dalam kasus dugaan suap pemilihan DGS BI yang dimenangkan Miranda S Goeltom pada tahun 2004. Sebanyak 25 politisi telah ditahan KPK sebagai tersangka.
(gah/nrl)











































