Wiranto: Isu Penangkapan Itu Character Assasination
Senin, 10 Mei 2004 18:33 WIB
Jakarta - Calon presiden Partai Golkar Jenderal Purn.Wiranto menilai adanya perintah penangkapan terhadap dirinya oleh PBB karena melakukan pelanggaran HAM berat di Timor-Timur pada tahun 1999 lalu merupakan upaya pembunuhan karakter terhadap dirinya yang tengah menjadi kandidat capres."Ini character assasination, pembunuhan karakter terhadap saya. Karena saya belum pernah diadili, belum pernah menjadi terdakwa, belum pernah menjadi tertuduh. Tetapi diisukan dan diluncurkan pada saat saya menjadi capres dan sekarang terus dilakukan. Ini bagian dari character assasination," kata Wiranto usai memberikan pembekalan tim sukses capres-cawapres Golkar se-Jawa di Hotel Sangrila, Surabaya, Senin (10/5/2004)Lebih lanjut Wiranto menegaskan bahwa dirinya tidak seperti yang dituduhkan itu. Dan dirinya telah membuktikan dengan bergabungnya Ketua Komnas HAM Solahuddin Wahid dengannya. "Gus Solah itu Ketua Komnas HAM yang biasa menyelidiki HAM, gak mungkin mau bergabung dengan barang kotor. Saya ini bersih," kata Wiranto.Toh meski banyak isu yang menerpa dirinya, mantan Panglima TN ini mengaku tetap yakin dan tidak terpengaruh dalam pencalonannya sebagai capres. "Saya optimis sebagai capres akan bertarung dan biarlah rakyat yang menilai," ungkap Wiranto.Meskipun begitu ia menyesalkan adanya intervensi hukum asing terhadap hukum Indonesia. "Itu sudah masuk dalam intervensi hukum Indonesia, yang sekarang sudah menyelesaikan kasus pelanggaran HAM Adhoc Timtim atas kewenangan PBB," tambah Wiranto.
(jon/)











































