Demikian penilaian Dubes Iran untuk Indonesia, Mahmoud Farazandeh, dalam perbincangan dengan detikcom. Menurut dia, masyarakat Mesir sudah kecewa dengan pemerintahan Hosni Mubarak yang menjadi status quo.
"Israel dan AS ingin status quo, dan kehendak rakyat Mesir kontras dengan kekuatan hegemoni ini," kata Farazandeh di kantornya, Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta, Senin (7/2/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja, rakyat Mesir sudah lelah dengan kepemimpinan Mubarak walaupun dia didukung negara kuat seperti AS. Kekecewaan yang menumpuk suatu saat akan pecah seperti yang terjadi di Mesir sekarang.
"Seperti kata Imam Khumaini, ini adalah waktunya yang dizalimi menang atas yang menzalimi," kata dia.
(fay/asy)











































