Jakarta -
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan investigasi menyeluruh terhadap insiden penyerangan pada Ahmadiyah di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Terutama kepada pihak yang tidak menepati kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya.
"Dalam hal ini sanksi dan tindakan juga perlu dilakukan. Termasuk kedua belah pihak, siapa yang melakukan pelanggaran hukum mesti diberi sanksi. Tidak boleh toleransi ini terjadi lagi," tegas SBY dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2011).
SBY juga menambahkan, bahwa kesepakatan Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri yang diterbitkan pada tahun 2008 benar-benar ditaati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin kesepakatan yang telah dicapai di 2008 untuk mencegah bentrok horisontal sungguh ditepati. Saya minta jajaran pemerintah investigasi siapa yang tidak menepati kesepakatan yang telah dicapai," tukas SBY.
(nwk/lh)