Sebelum menghembuskan nafas terakhir, kondisi kesehatan sang bayi sempat memburuk sejak Minggu (6/2/2011) malam. Tim dokter terpaksa memasang ventilator membantu pernafasan sang bayi. Direktur RSUP Haji Adam Malik, Azwan Hakmi mengatakan, bayi mengalami gagal jantung.
βDari hasil diagnosa, jantung dan paru-paru bayi dempet menyatu. Ditambah lahir prematur mengakibatkan bayi tidak dapat bertahan hidup," kata Azwan di rumah sakit tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Upaya sudah maksimal. Namun mereka memilih jauh dari kami. Keluarga sudah pasrah," kata Hutauruk.
Beberapa saat setelah dinyatakan meninggal dunia, jenazah sang bayi kemudian dibawa keluarga ke rumah duka. Rencananya sang bayi akan dimakamkan di pekuburan tidak jauh dari rumah duka, pada Selasa (8/2/2011) esok.
Cinta Berliana dan Kasih Berliana merupakan anak keenam dari pasangan Daniel Hutauruk dan Helprida Naibaho. Kembar siam ini lahir secara prematur pada 30 Januari 2011 lalu.
(rul/nwk)











































