Pengamat: Rusuh Mesir Karena Faktor Internal, Bukan Skenario AS

Pengamat: Rusuh Mesir Karena Faktor Internal, Bukan Skenario AS

- detikNews
Senin, 07 Feb 2011 15:14 WIB
Pengamat: Rusuh Mesir Karena Faktor Internal, Bukan Skenario AS
Jakarta - Pengamat politik Timur Tengah Prof Dr Azyumardi Azra berpendapat kerusuhan yang melanda Mesir dan beberapa negara dinilai akibat dari faktor internal negara tersebut. Ia tidak melihat adanya skenario AS dalam insiden itu.

"Demo massa yang terjadi di Tunisia lalu berlanjut ke Mesir, Yaman, saya tidak percaya ada skenario besar muncul dari Amerika. Ini lebih disebabkan faktor internal di negara masing-masing," kata Azyumardi.

Hal ini disampaikan mantan rektor UIN Syarif Hidayatullah itu usai diskusi bertajuk "Gejolak Timur Tengah terhadap Dunia Islam" di International Conference of Islamic Scholars (ICIS), Jl Dempo, Matraman Dalam, Jakpus, Senin (6/2/2011).

Azyumardi justru menilai Presiden Hosni Mubarak sebaiknya menjabat  seumur hidup karena sudah terbukti memberi jaminan bagi Amerika dan Israel.

"Bahkan TV Al Jazeera sempat merilis dokumen kalau Mubarak yang mendorong Israel untuk menghancurkan Hamas di Gaza," ujar Azyumardi yang terbalut batik warna cokelat ini.

Dikatakan dia, munculnya people power di Mesir karena realitas politik di Mesir itu otoriter. Rezim penguasa yang otoriter yang sudah bertahan lama tidak memberikan ruang bagi masyarakat sipil.

Kedua, kata dia, rezim yang otoriter sangat koruptif. Ketiga, karena negara tersebut korupsi maka pembangunan tidak berjalan, dan banyak pengangguran.

Bisa tidak hal itu terjadi di Indonesia? "Memang masih banyak pengangguran, masyarakat yang belum sejahtera dan miskin. Saya kira SBY akan tetap bertahan sampai tahun 2014. Jangan berharap ada people power gulingkan pemerintah. Lebih baik beri pendidikan bagi masyarakat untuk memilih partai yang bermanfaat," papar dia.

(aan/nrl)


Berita Terkait