"Ada 2 insiden, 20 orang diinterogasi, 1 orang diperiksa 24 jam lalu dibebaskan. Saya rasa imbauan pemerintah masih berlaku, hindari tempat keramaian, tempat berkumpulnya massa dan demonstrasi," ujar Marty di kantornya, Jl Pejambon, Jakarta Pusat, Senin (7/2/2011).
Marty menjelaskan, sejak awal pihaknya sudah menekankan bahwa masyarakat Indonesia di Mesir tidak menjadi target siapa-siapa. Komunitas-komunitas Indonesia di Mesir diterima dengan baik oleh masyarakat sekitar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhir-akhir ini, situasi tidak menentu di Mesir. Meningkatkan pengamanan pada warga negara asing di Mesir," terang Marty.
Sebelumnya, Tim Medis dari Indonesia yang sedang dalam perjalanan dari bandara Kairo menuju Wisma Nusantara ditangkap oleh polisi Mesir, Jumat (4/2) malam waktu setempat. Tim kemudian disekap selama 5 jam di markas militer sebelum akhirnya dilepaskan. Beberapa mahasiswa pun mengaku sempat ditangkap dan diiterogasi petugas keamanan Mesir, lalu dilepaskan.
(rdf/nrl)











































