PKB: Penyerbuan JAI di Cikeusik Tak Bermoral & Ingkari Ajaran Islam

PKB: Penyerbuan JAI di Cikeusik Tak Bermoral & Ingkari Ajaran Islam

- detikNews
Senin, 07 Feb 2011 10:30 WIB
Jakarta - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengutuk penyerangan markas Jamaah Ahmadiyah Indonesia di Cikeusik, Pandeglang, Banten. Penyerbuan tersebut dianggap tak bermoral dan mengingkari prinsip ajaran Islam yang damai.

"PKB DPR RI mengutuk keras tindak kekerasan di Cikeusik Pandeglang yang menewaskan 3 anggota Ahmadiyah dan melukai 5 orang lainnya. Penyerbuan terhadap anggota Ahmadiyah sangat tidak bermoral, melanggar HAM dan mengingkari prinsip ajaran Islam yang damai," ujar Ketua FPKB DPR Marwan Jafar kepada detikcom, Senin (7/2/2011).

Menurut Marwan, penyerangan tersebut menunjukkan masih adanya perilaku jahiliyah dalam toleransi beragama di Indonesia. PKB mendorong kebebasan beragama diterapkan di Indonesia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini adalah kemunduran kehidupan keberagamaan di Indonesia. Untuk itu, FPKB meminta kepada semua pihak untuk tidak bertindak semaunya sendiri menjadi polisi agama yang seolah paling berhak memutuskan kafir atau tidaknya, benar atau tidaknya keyakinan seseorang," tegas Marwan.

FPKB juga menyerukan kepada aparat keamanan agar segera menangkap seluruh pelaku penyerbuan dan memprosesnya secara hukum agar peristiwa tidak terulang di kemudian hari. FPKB juga meminta kepada semua elemen umat beragama untu tidak menggunakan cara kekerasan dengan mengatasnamakan agama.

"Dialog dan saling menghargai harus kembali menjadi jalan utama untuk menuntaskan semua perbedaan keyakinan dan kepercayaan," tandasnya.

(van/nwk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait