"Ini tidak ada hubungannya dengan Golkar. Ini adalah bentuk kegalaun dan kekacauan penanganan hukum yang terjadi," kata Fahmi Idris menjawab pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di kediamannya, Jl Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (6/2/2011).
Dia mengaku mengikuti dan mendukung sepenuhnya proses hukum yang ditangani KPK terkait kasus cek pelawat yang melibatkan 25 politikus dalam pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS BI) Miranda Goeltom.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, dia menyatakan jika istri dari Adang Daradjatun tersebut dalam kondisi sehat walafiat. Tidak seperti yang dinyatakan KPK, jika Nunun sakit ingatan dan berakibat pada proses pemeriksaan KPK. Informasi tersebut diakuinya didapatkan dari seorang rekannya yang mengatakan Nunun hanya stres saja.
(ahy/fay)










































