"Iya, saya mendapat informasi seperti itu, tapi saya nggak tahu apa tujuannya," kata Kalapas Cipinang, Wayan Sukerta saat ditanya apakah ada anggota satgas yang mengecek Sjahril di RS Abdi Waluyo, kepada detikcom, Minggu (6/2/2011).
Informasi ini diperoleh Wayan dari stafnya. Diketahui pula, Satgas datang ke rumah sakit sekitar pukul 23.00 WIB.
"Mungkin mereka hanya melakukan pengecekan saja. Barangkali ada rumor kalau beliau tidak ada di rumah sakit," tegasnya.
Dua anggota satgas yang dikabarkan ke lokasi adalah Denny Indrayana dan Mas Achmad Santosa. Saat dikonfirmasi, keduanya belum bisa dihubungi.
Perihal keberadaan Sjahril memang sempat menjadi buah bibir di situs jejaring sosial twitter beberapa hari lalu. Rumor berhembus tentang Sjahril yang bisa pulang ke kediamannya.
Namun, hal ini langsung dibantah tegas oleh Wayan. Menurut dia, terpidana suap yang sudah divonis 1,5 tahun penjara tersebut memang di luar tahanan sejak 27 Januari 2011, tapi karena sakit saraf di bagian punggung.
"Enggak ada itu," bantahnya.
Beberapa waktu lalu, pengacara Sjahril, Hotma Sitompoel juga sudah membantah kabar ini. "Nggak benar itu. Saya kasih tahu ya, Sjahril Djohan itu taat hukum," kata Hotma saat dihubungi detikcom, Kamis (20/1/2010).
Sjahril sebelumnya divonis bersalah atas kasus suap PT Salmah Arowana Lestari (SAL) selama 1 tahun 6 bulan penjara. Vonis tersebut lebih ringan 6 bulan dibandingkan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yang menuntut mantan diplomat ini dihukum 2 tahun. (mad/mad)











































