Dilansir Reuters, Minggu (6/2/2011), dua wartawan yang sempat ditahan adalah kepala biro Al Jazeera di Kairo, Abdelfattah Fayed dan jurnalis lainnya, Fawi. Mereka ditangkap sejak beberapa hari lalu karena menyiarkan aksi demonstrasi di Mesir.
Al Jazeera juga sempat dihentikan siarannya oleh menteri informasi Mesir. Bahkan kantor mereka Kairo dibakar dan dihancurkan oleh massa pro Mubarak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski begitu, Al Jazeera tak patah semangat. Mereka tetap beroperasi lewat jaringan satelit dan masih bisa dinikmati oleh warga Mesir.
Informasi terakhir, tayangan mereka bisa disaksikan di tengah lapangan Tahrir Square dalam sebuah layar lebar.
(mad/mad)











































