Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar, Hamsidar, yang dihubungi detikcom menyebutkan peristiwa tenggelamnya kapal kayu yang bertolak dari Tanakeke, Selayar, terjadi pada pukul 09.30 Wita pagi tadi, namun Tim SAR baru dapat melakukan pencarian mulai pukul 20.00 Wita malam ini.
Dalam proses pencarian korban, Basarnas Makassar bekerjasama dengan Tim SAR Brimob Polda Sulsel dan Tagana Takalar yang menerjunkan dua tim pencari dengan menggunakan perahu karet bermotor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamsidar menambahkan, proses pencarian korban hilang mengalami hambatan serius dengan cuaca ekstrim. Selain terkendala minimnya penerangan di lautan, ketinggian gelombang di perairan Takalar mencapai 2 meter.
"Malam ini kami belum menentukan batas waktu pencarian korban, pokoknya kami fokus mencari, adapun mengenai bantuan nelayan setempat akan sangat berarti dengan target kami untuk menyelamatkan korban," pungkas Hamsidar.
(mna/mad)










































