"Bisa dibaca ketulusan untuk mengungkap skandal mafia pajak. Kalau angket berjalan itu hanya sekadar sandiwara, kalu ada komitmen mestinya tidak ada sikap menarik kembali yang telah ditetapkan sebelumnya," kata Koordinator Formappi, Sebastian Salang, usai diskusi di Warung Daun, Jl Cikini Raya, Jakarta, Sabtu (4/1/2011).
Sebastian justru mempertanyakan Partai Demokrat sebagai inisiator hak angket pajak justru 'kendor' setelah dapat banyak dukungan dan respons yang kuat dari fraksi lain. "Kita perlu tanya ada permainan apa," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Justru menjadi pertanyaan orang kemudian mencurigai Demokrat, atau memang bagian skenario saling menyandera karena Golkar mengajukan hak menyatakan pendapat, kemudian Demokrat mengajukan hak angket mafia pajak," paparnya.
Sejumlah fraksi memang menarik dukungannya terhadap hak angket mafia pajak. Salah satunya adalah Fraksi Partai Demokrat (FPD). Meski mundur, FPD menangkis keras bila penarikan dukungan itu karena takut.
(anw/lh)











































