PM Malaysia: Krisis Mesir Pelajaran Untuk Semua

PM Malaysia: Krisis Mesir Pelajaran Untuk Semua

- detikNews
Sabtu, 05 Feb 2011 12:57 WIB
PM Malaysia: Krisis Mesir Pelajaran Untuk Semua
Kuala Lumpur - Semua mata tertuju ke Mesir. Pergolakan yang terjadi di negeri itu menyita perhatian banyak negara. Peristiwa-peristiwa yang terjadi di Mesir merupakan pelajaran untuk semua.

Hal itu disampaikan Perdana Menteri (PM) Malaysia Datuk Seri Najib Tun Razak di Kuala Lumpur. Ditegaskan Najib, pemerintahannya akan selalu mendahulukan kepentingan rakyat.

Menurut Najib, dalam sistem demokrasi, "kita harus memprioritaskan rakyat," ujarnya seperti dilansir harian Malaysia, The Star, Sabtu (5/2/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Masyarakat di era sekarang diberdayakan melalui globalisasi dan teknologi komunikasi dan informasi, dan memiliki tingkat pendidikan yang lebih tinggi... Saat mereka tidak senang, mereka akan menunjukkannya dengan lebih terbuka," tutur Najib.

"Kita harus belajar dari krisis di Mesir," tandas pemimpin negeri jiran itu.

Dikatakan Najib, setiap solusi di Mesir harus berdasarkan tuntutan dan keinginan rakyat untuk menentukan masa depan pemerintahan mereka. "Negara-negara asing tidak boleh ikut campur," ujarnya.

Mesir terus dilanda aksi demo antipemerintah. Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Mesir Hosni Mubarak. Namun Mubarak yang telah berkuasa selama 30 tahun hingga kini menolak untuk mundur secepatnya.

Mubarak telah menegaskan dirinya baru akan mundur setelah pemilihan umum yang rencananya akan digelar pada September mendatang. Padahal jutaan demonstran menginginkan Mubarak untuk mundur saat ini juga.
(ita/ita)


Berita Terkait