Demikian diungkapkan sumber-sumber kepada Fox News Channel seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (5/2/2011).
Upaya pembunuhan yang gagal itu kabarnya terjadi beberapa hari terakhir seiring memanasnya situasi di Kairo. Juru bicara Gedung Putih Robert Gibbs tidak bersedia berkomentar mengenai hal ini ketika ditanyakan wartawan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat AS tersebut tidak merinci bagaimana peristiwa itu terjadi. Namun menurutnya, serangan tersebut terorganisir dan terjadi saat iring-iringan kendaraan.
Mesir mulai dilanda aksi demonstrasi besar-besaran sejak Januari lalu. Para demonstran menuntut pengunduran diri Presiden Hosni Mubarak. Namun Mubarak yang telah berkuasa selama 30 tahun, hingga kini menolak mundur secepatnya.
Mubarak telah menyatakan dirinya akan mundur setelah pemilihan umum yang rencananya akan digelar pada September mendatang. Padahal para demonstran menginginkan Mubarak untuk mundur saat ini juga.
(ita/ita)










































