"Mujahid Abdul Jabar, 22 tahun, putera Bapak Bambang Purnomo dan Ibu Ani Fatimah, Magelang, dalam keadaan sehat dan aman di Kairo," demikian disampaikan Konselor Pensosbud merangkap Koordinator Humas Satgas Perlindungan WNI KBRI Kairo Iwan Wijaya M kepada detikcom Jumat malam atau Sabtu (5/2/2011) pagi WIB.
Menurut Iwan, dari pemantauan berita tanah air di detikcom 2 Hari Putus Kontak, Orang Tua Mahasiswa di Mesir Pasrah, pihaknya mengetahui bahwa pasutri Bambang Purnomo dan Ani dicekam was-was dan khawatir karena sudah dua hari kehilangan kontak dengan putera mereka, Mujahid, yang sedang menimba ilmu di Mesir yang bergolak.
"Kami telah melakukan kontak dengan MUjahid dan mengklarifikasi data sesuai yang tertulis dalam berita di detikcom dan dia adalah benar-benar putera pasangan Bambang-Ani," terang Iwan, seraya memastikan bahwa Mujahid dapat dihubungi melalui nomor telepon +20141812924.
Lanjut Iwan, pihaknya juga sudah mendapatkan nomor telepon pasangan Bambang-Ani +62293360xxx di Magelang. Tapi mengingat waktu Indonesia bagian barat masih dinihari, mereka akan dihubungi dalam waktu yang tepat.
Perlindungan WNI
Iwan menuturkan kabar baik lainnya, yakni bahwa selama terjadi krisis politik di Mesir, masyarakat Indonesia bahu-membahu sebagaimana terkristal dari budaya gotong-royong bangsa.
Para mahasiswa Indonesia membantu menyalurkan kebutuhan pangan berupa beras, mie instan, kornet, telur dan air mineral yang disediakan oleh KBRI Kairo di Posko-posko Siaga WNI.
Posko-posko itu ditangani bersama mahasiswa Indonesia dan totalnya ada 22 posko tersebar di berbagai titik di Kairo. Pembentukan posko merupakan bagian pelayanan dan perlindungan KBRI Kairo kepada WNI, terutama dalam menghadapi perkembangan politik domestik Mesir dengan kemungkinan terjadinya eskalasi.
"KBRI telah mengantisipasi semua perkembangan itu dengan Surat Keputusan Kepala Perwakilan RI tentang Pengorganisasian Staf KBRI Kairo Menghadapi Kondisi Darurat di Mesir, yang diteken oleh Dubes A.M. Fachir," jelas Iwan.
Berdasarkan SK itu para staf KBRI Kairo dibagi dalam 3 tugas pokok, yaitu Koordinator Bidang Keamanan Fisik dan Perlindungan Warga, Koordinator Bidang Humas, dan Koordinator Bidang Logistik dan Transportasi dengan Koordinator Umum Atase Pertahanan RI Kolonel Laut (P) R. Teguh Isgunanto.
Menurut Iwan, sejauh ini KBRI Kairo telah menfasilitasi bantuan pemerintah pusat melakukan evakuasi sebanyak 832 WNI dengan dua kali penerbangan pesawat Garuda Indonesia kembali ke tanah air. (es/es)











































