Tak Ada Pengamanan Khusus Untuk Sidang Ba'asyir

Tak Ada Pengamanan Khusus Untuk Sidang Ba'asyir

- detikNews
Jumat, 04 Feb 2011 23:21 WIB
Jakarta - Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memastikan bahwa tersangka teroris Ustad Abu Bakar Ba'asyir akan disidang, Kamis 10 Februari mendatang. Tidak ada permintaan khusus soal pengamanan terhadap sidang Ba'asyir.

"Keamanan kita selalu koodinasi dengan Polda dan Polres tapi kita tidak minta khusus sekian berapa," ujar Humas PN Jaksel, Ida Bagus Dwiyantara saat dihubungi detikcom, Jumat (4/2/2011).

Menurut Bagus, untuk tersangka teroris biasanya polisi sudah mengetahui bagaimana bentukd an pola pengamanan yang akan diterjunkan. Namun, pihak pengadilan tidak pernah meminta adanya pengamanan khusus untuk jalannya sidang nanti.Β 

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mereka sudah negerti baik diminta atau tidak. Estimasinya berapa itu terserah mereka. Selain polisi kita juga berkoordinasi dengan Koramil setempat," tukasnya.

Polri resmi menetapkan Ba'asyir sebagai tersangka terorisme sejak ditangkap saat sedang berdakwah di Banjar Patroman (dulu bagian Ciamis), Jawa Barat, pada 9 Agustus 2010.

Jaksa penuntut yang akan mendakwa Ba'asyir (ABB) memastikan pemimpin Jamaah Anshorut Tauhid (JAT) itu akan diancam hukuman mati. ABB dijerat dengan 7 dakwaan dengan saksi mencapai 138 orang.

"Dakwaannya ada 7, dari primer, sekunder, lebih sekunder dan seterusnya. Paling berat ancamannya hukuman mati atau seumur hidup," kata ketua tim jaksa penuntut umum (JPU) Andi Muhamad Taufik usai memberikan berkas dakwaan di PN Jakarta Selatan, Rabu (2/2/2010).

Tuduhan jaksa merujuk pada keterlibatan ABB dalam kamp pelatihan milisi JAT di Aceh. ABB dianggap mengetahui dan mensponsori keberadaan pelatihan militer tersebut.

(ape/ape)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads