Deklarasi Duet Tutut-Zainuddin Ditunda

Deklarasi Duet Tutut-Zainuddin Ditunda

- detikNews
Senin, 10 Mei 2004 08:40 WIB
Jakarta - Rencana deklarasi duet Tutut dan Zainuddin MZ di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur ditunda. Walau masih simpang siur apakah batal atau hanya ditunda, tapi alasannya belum ada kesepakatan soal visi dan misi.Ditundanya duet Tutut dan Zainuddin MZ sebagai pasangan calon presiden dan calon wakil presiden ini dibenarkan oleh Wakil Sekjen Partai Bintang Reformasi (PBR) Kholiq Muhammad. Kholiq mengatakan, penundaan deklarasi tersebut karena masih ada perbedaan pandangan antara kubu Tutut dan Zainuddin."Rencananya kemarin memang begitu, deklarasi duet Mbak Tutut dan Pak Zainuddin dilakukan di TMII siang ini. Tapi tadi malam ada perkembangan baru, rencananya ditunda dengan alasan belum adanya deal yang singkron antara PKPB dan PBR," jelas Kholiq kepada detikcom, Senin (10/5/2004) pagi.Apakah penundaan deklarasi ini dikarenakan perolehan suara PKPB hanya 2,11 persen dan PBR hanya 2,44 persen? Kholiq menjawab persoalannya bukan karena perolehan suara PKPB dan PBR tak lulus electoral treshold. "Bukan soal suara PKPB dan PBR kurang, kalau digabung suara kita bisa di atas electoral treshold. Penundaan ini karena adanya kesalahpahaman soal visi dan misi itu," ujar Kholiq kembali.Sampai kapan penundaan deklarasi duet Tutut-Zainuddin, Kholiq belum bisa memastikannya. "Kita belum tahu sampai kapan penundaan ini akan dilakukan. Tapi hari ini jam 10.00 WIB ada rapat mendadak di kantor PBR," jawab Kholiq.Sementara itu, kubu Tutut juga membenarkan penundaan tersebut. Salah satu pendukung Mbak Tutut, Ahmad Gozali kepada detikcom mengungkapkan hal yang sama. Soal jadi tidaknya duet ini nantinya, menurutnya masih menunggu perkembangan.Seperti diberitakan sebelumnya, duet ini akan dideklarasikan hari ini pukul 10.30 WIB. Tempatnya di Gedung Sasono Utomo Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur. Tutut sudah sejak lama telah dicalonkan sebagai presiden oleh Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB) pimpinan Jenderal (purn) Hartono. Banyak orang memperkirakan, riwayat politik Tutut akan tamat dengan jumlah suara PKPB yang tidak signifikan itu. Diperkirakan juga, tidak ada parpol yang akan berkoalisi dengan PKPB, karena nuansa Orde Baru-nya sangat kental. Namun, gayung pun bersambut. PKPB mendekati Zainuddin MZ dari PBR. Berkali-kali pertemuan Zainuddin dengan Tutut digelar. (zal/)


Berita Terkait