Massa SP-FKK PT DI Blokir Jalan dan 'Razia' Karyawan
Senin, 10 Mei 2004 06:53 WIB
Bandung - Gonjang-ganjing di PT Dirgantara Indonesia (DI) belum juga berakhir. Ratusan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja-Forum Komunikasi Karyawan (SP-FKK) PT Dirgantara Indonesia (DI) Senin (10/5/2004) pagi kembali bergerak. Mereka melakukan pemblokiran jalan menuju perusahaan itu. Selain itu, mereka juga melakukan 'sweeping' orang-orang yang diduga karyawan PT DI yang sedang lewat.Mereka yang terkena PHK ini, sejak pagi hari sudah melakukan 'sweeping' di sejumlah titik yang menuju pintu gerbang PT DI. Mereka melakukan razia terhadap orang-orang yang lewat dan menanyakan, apakah orang yang dimaksudkannya itu karyawan PT DI atau bukan. Konsentrasi massa SP-FKK PT DI itu tersebar disejumlah titik. Di antaranya di sekitar Jl. Sukasari, Bandung yang melewati Jl. Pasteur atau Jl. Padjajaran dan beberapa titik pintu masuk menuju PT DI. Menurut salah seorang pengurus SP-FKK bernama M. Sidharta, tindakan yang dilakukan itu untuk menuntut manajemen PT DI agar bersedia berunding. Selain itu menuntut agar pihak perusahaan membayarkan hak-hak normatif para karyawan yang tidak pernah dibayarkan.Sejauh ini belum ada insiden yang berarti. Sejumlah karyawan yang akan melintas kerumuman memilih pulang. Salah satu di antaranya Manager Humas PT DI, Drs. Rakhendi. Kepada detikcom, dia mengaku memilih memutar arah daripada terjadi insiden lebih lanjut.Seperti diketahui, pekan lalu terjadi aksi pemukulan terhadap tujuh karyawan PT DI yang akan masuk kerja. "Saya tunggu informasi yang lebih lanjut dari aparat," kata Rakhendi.Polisi dan anggota pertahanan di Pangkalan Udara Hussein Sastranegara juga sudah berjaga-jaga di gerbang PT DI. Sejauh ini situasi berjalan aman-aman saja. Entah nanti?
(zal/)











































