"Para orangtua sangat mengharapkan anak-anak mereka segara pulang dari Mesir. Mengingat kondisi sudah tidak kondusif lagi," kata Radatul Firdaus alumni sarjana dari Mesir dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (4/02/2011) di Pekanbaru.
Firdaus menceritakan, sejak meletusnya demonstrasi besar-besaran di Kairo, para orangtua sudah mulai khawatir. Apalagi belakangan ini, jaringan komunikasi ke Mesir sangat sulit dilakukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Firdaus, dari percakapan tersebut, para mahasiswa mengeluhkan kebutuhan mereka sehari-hari. Disamping tidak bisa mengambil uang, bank-bank di Mesir pun banyak yang tutup. Pihak orangtua sudah menyarankan kepada anak-anak mereka untuk memanfaatkan fasilitas evakuasi yang ada di KBRI.
"Kita menyadari mungkin mereka kesulitan untuk ke KBRI karena memang transportasi juga banyak tidak berfungsi. Satu sisi mahasiswa juga banyak yang kehabisan dana karena tidak bisa mengambil uang ke bank. Ini salah satu kendala mereka," jelas Firdaus.
(cha/gus)










































