Dari Tukang Pel Lantai, Jack Lord Kini Jadi Penjaga Perpustakaan

Dari Tukang Pel Lantai, Jack Lord Kini Jadi Penjaga Perpustakaan

- detikNews
Jumat, 04 Feb 2011 15:37 WIB
Dari Tukang Pel Lantai, Jack Lord Kini Jadi Penjaga Perpustakaan
Pekanbaru - Masih ingat dengan Jack Lord? Jika tidak, kami akan mencoba merefresh kembali ingatan Anda soal sosok lelaki ini. Jack Lord adalah seorang sarjana jebolan Universitas Riau (UNRI) yang menjadi tukang pel lantai di Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Riau.

Jack, demikian dia biasa disapa, sejatinya seorang pegawai negeri sipil (PNS) di kantor yang berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) itu. Namun pria dengan golongan IIIA itu ditempatkan sebagai petugas kebersihan.

Berita soal Jack ini sempat heboh di media massa. Dan kini, setelah beritanya menasional, nasib Jack sedikit berubah. Pria tersebut tidak lagi berkutat dengan kain pel dan parit-parit yang ada di sekitar kantornya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski hanya sebagai petugas perpustakaan, Jack tetap mengaku bersyukur. "Alhamdulillah sekarang saya tidak menjadi tukang pel lantai lagi. Sebulan ini saya bertugas di perpustakaan," kata kata Jack Lord dalam perbincangan dengan detikcom di Pekanbaru, Jumat (4/02/2011).

Jack mengatakan, tidak hanya nasibnya saja yang sedikit berubah. Teman Jack, Diki Simponi, yang juga sarjana dan ditempatkan sebagai petugas kebersihan, juga dipindahkan menjadi petugas perpustakaan.

"Tidak hanya saya, teman saya yang sarjana, Diki Simponi turut terdongkrak dari tukang pel menjadi penjaga perpustakaan," kata Jack Lord tersenyum senang.

Jack Lord kemudian menceritakan, tugasnya sehari-hari saat ini berkutat dengan buku-buku yang ada di perpustakaan tersebut. Jika ada buku-buku baru datang, Jack Lord adalah orang yang bertugas melabeli buku-buku tersebut.

"Sekarang saban pagi saya bertugas di Perpustakaan. Kalau ada buku-buku baru yang masuk di kirim dari Mendiknas di Jakarta, tugas saya membukanya dari kotak. Lantas saya stempelin serta memberikan kode pada buku tersebut," kata pria yang lulus cum laude itu.

Jack dan Diki juga bertugas mencatat siapa saja yang akan meminjam buku di perpustakaan tersebut. Hari-hari mereka kini memang tidak lagi harus menguras tenaga untuk membersihkan ruangan.

Sebelumnya, selama bertahun-tahun, Jack ditugaskan menjadi tukang pel lantai. Padahal dia jebolan UNRI ini sudah naik pangkat menjadi golongan III A. Tapi pihak kantornya tetap menempatkan dirinya bersama sarjana lainnya menjadi tukang pel.

Padahal di kantor LPMP Riau itu, banyak PNS yang hanya jebolan SMU sederajat menjadi menjadi staf di kantor mereka. Tindakan LPMP Riau ini sempat menjadi perhatian publik atas penempatan Golongan III A menjadi tukang pel lantai.

(cha/ken)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini